Pasar Bawah Pukul 9 Pagi

Leave a comment
Foto / Update Status

Mungkin dinamakan Pasar Bawah karena letaknya di lantai bawah bangunan gedung Ramayana. Namun sebelum Ramayana ada pun, namanya tetap Pasar Bawah sebab letaknya di lantai bawah sebuah gedung yang tadinya ingin dijadikan pasar (toko) bertingkat seperti halnya Pasar Baru kalau di Bandung atau Tanah Abang kalau di Jakarta. Di pasar ini banyak penduduk asli Lampung yang masih fanatik berbelanja ikan air tawar seperti ikan belida, gabus, baung, dan lais. Selain itu terdapat pula udang galah, terasi Menggala dan Labuhan Maringgai, rampai dan lalap-lalap yang saya sendiri — walaupun saya asli Lampung — tidak pernah memakannya seperti rotan, isem kembang, daun kencur, kucai, dan kemang. Yup! inilah pasar yang usianya sudah cukup lama tempat masyarakat Lampung berbelanja sejak dulu.

Keadaan di gambar ini saya ambil pukul 9 pagi dimana belum seluruh tokonya dibuka. Pasar ini mulai ramai sejak siang sampai sore hari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s