Batuk Kering Saat Minum Obat Jantung atau Hipertensi

Leave a comment
Meja Kerja / Tulisan Lepas

Ok. Sebelumnya mungkin anda akan komentar. Mengapa gambar kuda?…sebab mengapa tidak?! Sedikit humor untuk konten di blog pribadi saya.

Batuk kering sering menjadi keluhan beberapa pasien yang sedang mengkonsumsi obat jantung atau hipertensi. Bahkan ada beberapa pasien yang kesulitan untuk tidur sebab intensitas batuknya yang tinggi. Jika anda memiliki keluhan tersebut, kemungkinan anda sedang mengkonsumsi obat jantung atau hipertensi yang nama obatnya berakhiran -pril (Ramipril, Lisinopril, Kaptopril, dll). Obat tersebut merupakan obat golongan Angiotensin-Converting Enzyme (ACE) Inhibitors.[1]

Bagaimana kerja ACE Inhibitors sehingga dapat menyebabkan batuk?

Golongan obat ACE Inhibitors sering kali dikeluhkan sebagai penyebab batuk kronik pada pasien jantung atau hipertensi. Gejala ini timbul sebagai efek sampingan obat yang bekerja menghambat penguraian bradikinin dan substansi P. ACE Inhibitors mencegah penguraian kedua agen penyebab batuk tersebut (protussive mediators) hingga terakumulasi di saluran pernafasan bagian atas atau paru-paru.[1][2][3]

Bradikinin yang juga berperan sebagai inflammatory mediator bekerja menstimulasi produksi prostaglandin, sehingga dengan bertambahnya jumlah bradikinin diharapkan dapat melebarkan pembuluh darah hingga tekanan darah pasien dapat menurun.[4]

Apa yang harus dilakukan?

Jika anda mengalami hal yang serupa, sebaiknya anda kembali ke dokter untuk menceritakan keluhan anda. Dokter akan mendiagnosa lebih lanjut penyebab batuk tersebut yang bisa jadi disebabkan oleh banyak faktor selain obat di atas. Hal-hal yang harus diperhatikan mulai dari kondisi tubuh, lingkungan, obat-obatan, makanan/minuman, dll. Jika benar terdiagnosa penyebab batuk anda tersebut adalah akibat efek samping dari obat yang anda konsumsi, maka dokter akan menggantikan obat tersebut dengan obat golongan lain.[1]

Anda harus ingat bahwa jika anda penderita hipertensi maka anda disarankan untuk selalu meminum obat secara rutin sesuai perintah dokter. Anda tidak boleh menghentikan obat begitu saja tanpa diketahui oleh dokter. Penderita hipertensi perlu menjaga kestabilan tekanan darahnya. Sebab itu minum obat rutin, menjaga asupan makanan dan olah raga teratur adalah keharuskan baginya.


References

[1]: FSMB & NBME. (2011). “USMLE Pharmacology and Treatment Falshcards: The 200 Questions You’re Most Likely to See on Steps 1, 2, & 3”. New York, NY: Kaplan Publishing.

[2]: Amburgh, J. A. V. “Why Do Antihypertensives Cause Cough?”. Medscape. 29 March 2011. Retrieved 7 February 2017.

[3]: Dicpinigaitis, P.V. “Angiotensin-converting enzyme inhibitor-induced cough: ACCP evidence-based clinical practice guidelines”. Chest. 2006 Jan;129(1 Suppl):169S-173S. doi: 10.1378/chest.129.1_suppl.169S.

[4]: “Bradykinin”. Wikipedia. Retrieved 7 February 2017.

Figure

Featured Image. Horses, Paddock, Animal – Free Image on Pixabay – 1784095. Pixabay. Retrieved 7 February 2017.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s