Orang Awam Bicara Startup di Indonesia

Leave a comment
Resensi / Resensi Lainnya

Ok kali ini saya berbicara mengenai startup spesifik di bidang IT.

Walaupun saya seorang farmasis, namun cinta kedua saya (setelah musik) adalah dunia IT. Tahun 1995 saat komputer meja menjadi sesuatu yang masih sangat jarang dimiliki dalam satu keluarga — terutama di kota kecil tempat saya tinggal, saya sudah berkali-kali membuat komputer di rumah nge-hang karena perbuatan sendiri. Tidak ada satu orang pun di rumah yang memahami komputer. Saya belajar secara otodidak mulai dari mengenal pengoperasian komputer (yang ini dibantu paman), browsing internet, sampai mengutak-atik javascript untuk coba membangun website sekolah — latar belakangnya karena saya sempat terobsesi dengan Mading (Majalah Dinding). Sayangnya website tersebut harus saya simpan sendiri. Begitu juga ketertarikan saya pada Mading. Sebab saat itu saya lebih memilih konsentrasi di KIR (Karya Ilmiah Remaja).

Kendatinya ilmu yang saya miliki sangat sedikit dan tertinggal, namun pengalaman bekerja di startup company mengobati rindu akan hal tersebut. Tanggung jawab saya di sana tentunya bukan berkenaan dengan bahasa pemrograman namun di wayah kontrol kualitas sistem informasi kesehatan dan sedikit banyak membantu sistem operasional. Keasyikan, segudang ilmu dan juga pengalaman saya dapatkan dari startup. Thanks to that!

***

Sudah pernah lihat dong ya iklan The Smith Alam Sutera ini di tv. Ok, pertama-tama saya tidak dibayar untuk mempromosikannya. Namun saya termasuk blogger yang sering-kali kehabisan ide sehingga menjadikan apapun sebagai topik untuk tulisan berikutnya, ha ha! Untungnya pengalaman bekerja di startup company membuat saya setidaknya pernah mengenal situasi di dunia tersebut.

Kembali kepada perkembangan di Indonesia sendiri maka beberapa tahun terakhir ini adalah momentum dimana pertumbuhan startup sudah banyak menarik perhatian masyarakat luas maupun pemerintah sendiri. Ingat saat Jokowi berkunjung ke kantor Google? maka sebenarnya bisnis ini berpotensi untuk ditanamkan di Indonesia. Belum lagi dengan jumlah penduduknya sendiri saja, sudah sangat cukup untuk dijadikan alasan dibuatnya sarana yang mampu menunjang kebutuhan hidup masyarakat Indonesia yang memiliki ciri dan tradisi yang unik. Semuanya kembali kepada kreativitas founder.

The Smith merupakan salah satu pertanda akan adanya gelombang memuncak tren bisnis kecil ini. Sebelumya tempat kerja kita memang terpisah-pisah, berbeda dengan Silicon Valley yang mempunyai konsep terpusatnya koloni. Sehingga startup satu dan lainnya dapat dengan mudah berbagi sekaligus berkompetisi dengan sehat dan dinamis. Inilah model yang ingin Indonesia tiru. Kita lihat saja, apakah Tanggerang menjadi kawasan pilihan bagi startup lokal kedepannya. Lebih lengkap mengenai ini, anda bisa cek video di atas untuk mendapatkan informasi tentang The Smith.

Kemudian sekolah startup seperti Purwadhika yang muridnya bervariasi dari segi usia sampai dengan latar belakang pekerjaan. Walaupun sekolah ini sudah lama berdiri namun rupanya akibat adanya tren startup maka mau-tidak-mau keberadaanya mampu menarik minat banyak kalangan yang bercita-cita membuka perusahaanya sendiri untuk belajar disana menimba ilmu dasar yang dibutuhkan. Sehingga mereka tidak akan kesulitan berkomunikasi dengan pada developer maupun pakar IT lainnya saat mereka harus memimpin perusahaanya sendiri.

Sekolah, kantor dan perhatian pemerintah menunjukkan indikasi baik. Teknologi diharapkan dapat ikut banyak membantu memecahkan permasalahan di negara kita. Sebut saja satu permasalahan di Indonesia, disitulah ranah yang dapat diolah oleh para inovator. Dengan jumlah penduduk yang besar dan sumber daya manusia yang baik, bukannya tidak mungkin negara kita ini sudah banyak diintip oleh negara lain. Potensi besar yang sayang jika harus terenggut juga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s