Persahabatan Cole dan Ali – Spoiler Warning!

Leave a comment
Resensi / Resensi Film

Sudah sangat jelas tergambar dari judul yang saya tulis. Film ini memperlihatkan kepada kita dari sudut pandang yang berbeda, hubungan antara tentara yang bertugas di Camp X-Ray, Guantanamo Bay dengan para tawanan. Tidak secara general, tetapi dari sudut pandang Cole sebagai pemeran utama. Dimana Cole diceritakan sebagai tentara muda yang naif. Sedangkan Ali berkarakter matang dengan setumpuk pengalaman. Masa lalu Ali tidak dijelaskan dengan detail di film ini. Sehingga kita tidak bisa mengetahui dengan pasti apakah Ali benar seorang teroris atau bukan. Inilah yang menjadi kontroversi keberadaan Guantanamo Bay Detention Camp selama ini. Di sana terdapat tawanan dengan status suspect, bukan terdakwa yang telah positif dinyatakan bersalah dalam pengadilan.

Pada menit-menit awal, terdapat adegan penangkapan Ali. Kejadiannya dimulai saat Ali masuk ke dalam rumahnya dengan membawa banyak alat komunikasi (handphone) dari sebuah kantung. Alat-alat tersebut lalu ia tinggalkan di atas meja untuk segara melakukan ibadah solat (ibadah umat Islam). Tidak lama kemudian tentara Amerika mendobrak rumahnya. Tentu saja proses penangkapannya sangat mudah atau bisa dibilang tidak ada perlawanan sama sekali, karena Ali ditangkap saat sedang fokus ibadah. Proses penangkapan dan alat komunikasi yang dibawanya merupakan tanda yang ingin ditunjukkan kepada penonton bahwa Ali telah diincar oleh tentara Amerika. Dengan alasan tersebut tidak pula bisa kita katakan bahwa Ali adalah orang yang “pasti” bersih untuk suatu tindakan kriminal. Walaupun tidak dijelaskan apakah benar Ali adalah seorang teroris hanya atas dasar bukti seperti itu. Karakter Ali sangat kompleks. Bahkan bisa dikatakan manipulatif jika kita perhatikan sepanjang film.

Lain halnya dengan Cole yang dengan cepatnya menghiraukan peringatan pertama bagi setiap tentara yang bertugas di sana, yaitu untuk tidak mengizinkan tawanan mengetahui apapun tentang diri mereka, apalagi membiarkan mereka masuk ke dalam pikiran tentara pertahanan. Berbeda dengan rekan kerjanya, Cole yang pada awalnya kecewa dengan kenyataan bahwa dirinya tidak dikirim ke Iraq, dengan berjalannya cerita, bahkan mulai menyukai tempat penawanan tersebut. Tidak lain penyebabnya adalah persahabatannya dengan Ali. Awal perkenalan mereka tidak mudah untuk masing-masing dari diri mereka. Cole ingin tetap berusaha sebaik mungkin di tempat ia ditugaskan, sedangkan Ali membenci setiap tentara baru yang mengawasi mereka. Tetapi dengan ketertarikan Ali akan keluguan Cole saat pembicaraan pertama mereka pada adegan penyewaan buku, mereka akhirnya mulai saling mengenal. Inilah sebab saya katakan bahwa Ali memiliki sifat manipulatif, ditambah lagi dengan satusnya sebagai tawanan selama 8 tahun. Ia dengan mudah menyadari celah kelemahan Cole. Saya meragukan kepada persahabatan yang ditawarkannya kepada Cole, tetapi tidak sebaliknya. Dia bisa saja menjadi sangat berbahaya [bagi pertahanan Amerika] jika Cole tetap berada di sana dalam waktu yang lama, walaupun kemungkinan tersebut sangat kecil bisa terjadi. Di akhir cerita persepsi saya kepada Ali mulai sedikit berubah, tetapi tidak sepenuhnya. Seperti kiasan Cole pada saat ia membicarakan ketertarikannya kepada kebun binatang; “selayaknya seekor singa terhadap majikannya,” [tetap saja membahayakan].

Beberapa unsur psikologis di gambarkan di sini. Seperti alasan masuk akal Ali yang tidak menyukai siklus perpindahan tentara baru yang menjaga mereka. Setiap tentara baru yang bertugas di sana memperlakukan mereka seperti orang yang benar-benar melakukan kejahatan. Entah ini hanya trik kata-kata Ali kepada Cole atau benar dengan sungguh-sungguh dia mengatakan sejujurnya, saya tidak yakin. Tetapi keadaan tersebut dapat saja menjadi penyebab meningkatnya tindakan “tidak dapat bekerja sama” tawanan sebagai bentuk protes mereka pada setiap perubahan. Ali juga tidak ingin berada di bawah aturan tentara Amerika. Karena dengan begitu ia tunduk kepada aturan yang dibuat orang lain kepadanya. Dia merasa dirinya adalah orang bebas yang tidak perlu untuk mengikuti aturan orang lain. Karena pada awalnya memang ia secara paksa diboyong oleh tentara Amerika ke Guantanamo Bay dari negaranya dan harus tunduk kepada peraturan negara lain. Padahal jika ia bisa tunduk kepada aturan yang ada, ia bisa memperoleh banyak kemudahan sebagai tawanan Amerika.

“It’s your life. It’s not ours,” says Ali.

Tugas para tentara di sana bukanlah untuk mencegah para tawanan kabur, sistem pertahanan di sanalah yang melakukan tugas tersebut. Melainkan tugas para tentara di sana adalah untuk memastikan tawanan agar tetap hidup. Karena itu, mogok makan menjadi bentuk protes yang paling sering dilakukan tawanan. Sehingga mereka harus memaksa para tawanan makan melalui selang di hidung melewati kerongkongan mereka. Pemindahan ruang tawanan juga dilakukan berkala untuk mencegah perbuatan terencana. Setiap pemindahan, semua barang yang mencurigakan disita. Suicide watch juga dilakukan oleh Cole dan rekan-rekan tugasnya per ruangan tawanan dalam waktu 3 menit. Di waktu-waktu itulah banyak intraksi terjadi antara Cole dan Ali.

Awal pertemuan Cole dan Ali adalah saat penyewaan buku. Ali gemar membaca dan banyak mengetahui tentang buku. Mengisyaratkan bahwa ia orang yang berpendidikan. Saat itu ia protes kepada Cole karena tidak pernah menemui buku seri ke-7 Harry Potter yang sudah lama ia tunggu. “Apakah ini salah satu bentuk penyiksaan di sini untuk tidak memberikan kami buku terakhir?” keluh Ali kepada Cole. Penantian simbol harapan. Di akhir cerita saat Cole sudah menyelesaikan tugasnya di Camp X-Ray dan berpisah dengan Ali. Dia mengirimkan buku terakhir Harry Potter kepada Ali, simbol pembebasan. Baca artikel: “Obama Regrets Not Closing Guantanamo Prison ‘On The First Day.‘”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s