Risau Bumi

Leave a comment
Alur Pendek / Kreativitas

Inti bumi risau bersimbah peluh mendengar bisik yang merambat turun dari permukaan bumi. Gunung-gunung tua yang terkikis zaman meringkuk ngeri akan petaka. Seorang anak berlari naif menyembunyikan sepatu ayahnya yang hendak pergi. Dan raut wajah-wajah ambisius menghisap udara si pemantik api, yang menjadikan dirinya seperti balon udara. Mengudara, meninggalkan kami.

Pagi ini di belahan timur. Kejadian demi kejadian. Hati nurani dibawa pergi. Manusia buta arah. Rela menusuk matanya sendiri demi harga diri.

Pagi ini di belahan timur. Kejadian demi kejadian. Seorang pelacur mematri mahkotanya. Hingga perih mengelurkan darah. Maka mendekatlah. Di sini, di tempat nuranimu tersimpan tak bernyawa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s